Friday, December 11, 2015

"Kalau tak suka aku sila keluar dari hidupku"


I used to stick to this kind of... 'Quote' like years ago.

"Kalau kau tak suka, kau boleh unfriend, unfollow."

When I looked back,
Hm, sombongnya aku.
Kau pikir kau menteri ke ? "Siapa tak suka sila keluar Malaysia" hha
...
...
Maksud aku, kita tak cukup matang untuk menerima orang-orang yang Allah hantarkan.
Allah hantar mereka bersebab, untuk "memetik sabar kita hingga kontang" (tiru ayat kak Fynn Jamal)
Baik buruk mereka adalah ujian bagi kita,
Mereka puji atau kutuk kita juga ujian bagi kita.
Aku percaya kehadiran mereka adalah  mengimbangkan keadaan yang aku perlu hidup.
Aku perlu tahu, ada orang yang begitu ada orang yang begini.
Ada yang suka ada yang tidak suka.
Sebab mereka begitu lain-lain, dapatan mereka lain-lain.
Cara hidup dan fikir mereka lain-lain.
Sungguh kan manusia itu lain setiap daripadanya?
Adanya mereka aku lebih mengerti hidup biar bagaimanapun mereka.
Hidup ini tidak hitam tidak putih.

"Tuhan, jangan kau izin aku lupa
Jangan kau biarkan aku mendepang dada,
Pasakkan hatiku pada kaki,
Paksakanku tunduk sehingga mati"
(Fynn Jamal, Terbang Tunduk)

Saban kini, bila didatangi si pemetik sabar,
Dua perkara ingin aku kongsikan, sentiasalah berucap
"Saya minta maaf"
dan
"Terima kasih"
Meskipun kita salah atau benar.

Bahkan harus kita sedari tiada siapa yang benar-benar salah, tiada siapa yang benar-benar betul, itu semua perspektif.
Yang ada hanya Tuhan itu pasti.
Maka tundukkan saja hatimu itu,
Kau tak akan rugi apa-apa.
Bahkan bisa dijadikan pedoman.
Ingat, datangnya mereka bukan untuk dipersia-siakan.

Nampak suci, nampak good-good, is not our goal.
The only one that we have to please is Allah.

No comments:

Post a Comment

karya kak jah